Semua POST bermanfaat jadi satu disini

Jumat, 17 April 2015

.....

Salah satu fitnah yang sangat besar yang akan muncul pada akhir zaman ini adalah fitnah Dajjal, dimana tidak ada fitnah yang lebih dahsyat sejak masa penciptaan Nabi Adam ‘alaihissalam sampai hari kiamat dibanding fitnah ini. Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, مَا بَيْنَ خَلْقِ آدَمَ إِلَى قِيَامِالسَاعَةِ خَلْقٌ أَكْبَرُ مِنَ الدَجَّال Tidak ada antara penciptaan Adam sampai hari kiamat yang lebih besar perkaranyadari Dajjal.” (HR. Muslim no. 2946). Dajjal selama ini belum jelas apakah dia berbentuk makhluk seperti manusia ataukah dalam bentuk lain. Semua orang belum melihat dengan mata kepala sendiri,bahkan sebagian mungkin mayoritas manusia meragukan apakah dajjal itu benar-benar ada ataukah hanyalah mitos belaka, atau hanya sekedar menakut-nakuti anak kecil supaya tidak nakal. Sebagai orang yang beriman kita dituntut mempercayai sesuatu bukan bedasarkan ada atau tidak adanya sesuatu itu termasuk dajjal ini, tetapi kita mempercayai karena Rasulullah Saw yang menyatakannya. Bahkan beliau mengajarkan agar setiap selesai membaca shalawat dalam tasyahud kita membaca doa agar selamat dan dipelihara dari siksa kubur dan neraka, dari fitnah hidup dan mati serta dari ganguan dajjal. Banyak sekali riwayat yang menjelaskan akan munculnya dajjal ini dari mulai hadits yang lemah hingga hadits yang shahih. Namun dari informasi riwayat yang lebih kuat, dajjal adalah orang yang suka memutar balikkan fakta,, suka berdusta,, memandang sesuatu dengan sebelah mata,, apa ia katakan surga adalah neraka dan apa yang ia katakan neraka adalah surga dan ia akan muncul dari sebelah barat. Wallahu ‘alam. Selidik demi selidik sifat-sifat tersebut memang sekarang ini sedang hangat-hangatnya. Banyak manusia yang sudah terbalik pola pikirnya, yang hak dikatakan batil dan yang batil dikatakan hak. Yang jujur dikatakan bodoh, yang khianat dikatakan amanat. Zaman sekarang ini memang banyak hal yang serba terbalik. Mungkinkah ini zaman dimana dajjal-dajjal bermunculan? Generasi muda Islam dewasa ini yang paling banyak menerima imbasnya dari sifat-sifat dajjal ini..Bayangkan saja oleh kita, banyak anak muda sudah merasa malu, gengsi jika berpakaian Islami, bertutur islami dan berakhlak islami. Mereka justru lebih bangga, lebih heppy, lebih enjoy jika serba Eropa atau ke Barat-baratan. Yang menjadi pujaan bukan lagi para ulama karismatik, para pejuang bangsa, tetapi para artis dan selebritis, yang hidupnya serba glamaur, hedonis dan serba permisif.Para dajjal telah menancapkan sayapnya di setiap rumah kita. Hampir tiap cenel televisi berisikan ajaran-ajaran dajjal yang menonjolkan fitnah, ghibah,namimah, pamer aurat,kekerasan perkosaan sadisme dll. Sementara akidah sebagai benteng yang paling handal, sama sekali kurang muncul ke permukaan, paling kalaupun ada hanya sebatas di pengajian, shalat jum’ah itu pun kalau membahas masalah akidah. Ada mimbar-mimbar keagamaan di televisi, sayanganya waktunya justru saat orang-orang masih tidur. Jadi siapa yang akan menyaksikannya. Kaum muslimin yang dirohmati Allah.Apa saja bekal yang harus kita miliki agar dapat terhindar dari fitnah Dajjal? *.Mempelajari aqidah yang shahihah (aqidah yang benar) terutama yang berhubungan dengan uluhiyyah Allah yaitu bagaimana kita menyembah hanya kepada Allah dan meninggalkan sekutu bagi-Nya, karena bagaimana pun sifat-sifat rububiyyah yang dimiliki oleh Dajjal tetaplah dia makhluk Allah yang tidak berhak disembah. *Kemudian juga mempelajari asma dan sifatAllah Yang Maha Tinggi, karena Dajjal seorang yang matanya cacat dan bisa dilihat di dunia sedangkan Allah Subhanahu wa Ta’ala mempunyai mata yang sempurna dari aib dan tidak serupa dengan mata makhluk-Nya dan Allah Subhanahu wa Ta’alahanya bisa dilihat nanti di akhirat. *Dalam sebuah hadits yang bersumber dari Abu Dardara. dan diriwayatkan oleh Imam Muslim أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِوَسَلَّمَ قَالَ: مَنْحَفِظَ عَشْرَ ءَايَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُوْرَةِ الْكَهْفِعُصِمَمِنَ الدَّجَّالِ.Artinya: “Sesungguhnya Nabi Saw bersabda: Barangsiap yang menghafal sepuluh ayatpertama dari suratAl-Kahfi, maka dia akan diselamatkan dari (ganguan) Dajjal.” Ini mengandung arti bahwa dengan membacanya kita akan terhindardari sifat-sifat dajjalisme dalam kehidupan kita. Namun hadits itu lebih dimaksudkan agar kita bukan saja membaca dan menghapalnya semata, tetapi hendaknya kita memahami isi kandungan yang terdapat di suratAl-Kahfi tersebut. Dalam surat Al-Kahfi dijelaskan bagaimana kisah keperkasaan Dzulqarnain saat menghancurkan Ya’juj dan Ma’juj yang menurut sebagian orang dikelompokkan dajjal saat itu,karena mereka membantai, merusak dan membuat manusat saat itu ketakutan.
Salah satu fitnah yang sangat besar yang akan muncul pada akhir zaman ini adalah fitnah Dajjal, dimana tidak ada fitnah yang lebih dahsyat sejak masa penciptaan Nabi Adam ‘alaihissalam sampai hari kiamat dibanding fitnah ini. Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, مَا بَيْنَ خَلْقِ آدَمَ إِلَى قِيَامِالسَاعَةِ خَلْقٌ أَكْبَرُ مِنَ الدَجَّال Tidak ada antara penciptaan Adam sampai hari kiamat yang lebih besar perkaranyadari Dajjal.” (HR. Muslim no. 2946). Dajjal selama ini belum jelas apakah dia berbentuk makhluk seperti manusia ataukah dalam bentuk lain. Semua orang belum melihat dengan mata kepala sendiri,bahkan sebagian mungkin mayoritas manusia meragukan apakah dajjal itu benar-benar ada ataukah hanyalah mitos belaka, atau hanya sekedar menakut-nakuti anak kecil supaya tidak nakal. Sebagai orang yang beriman kita dituntut mempercayai sesuatu bukan bedasarkan ada atau tidak adanya sesuatu itu termasuk dajjal ini, tetapi kita mempercayai karena Rasulullah Saw yang menyatakannya. Bahkan beliau mengajarkan agar setiap selesai membaca shalawat dalam tasyahud kita membaca doa agar selamat dan dipelihara dari siksa kubur dan neraka, dari fitnah hidup dan mati serta dari ganguan dajjal. Banyak sekali riwayat yang menjelaskan akan munculnya dajjal ini dari mulai hadits yang lemah hingga hadits yang shahih. Namun dari informasi riwayat yang lebih kuat, dajjal adalah orang yang suka memutar balikkan fakta,, suka berdusta,, memandang sesuatu dengan sebelah mata,, apa ia katakan surga adalah neraka dan apa yang ia katakan neraka adalah surga dan ia akan muncul dari sebelah barat. Wallahu ‘alam. Selidik demi selidik sifat-sifat tersebut memang sekarang ini sedang hangat-hangatnya. Banyak manusia yang sudah terbalik pola pikirnya, yang hak dikatakan batil dan yang batil dikatakan hak. Yang jujur dikatakan bodoh, yang khianat dikatakan amanat. Zaman sekarang ini memang banyak hal yang serba terbalik. Mungkinkah ini zaman dimana dajjal-dajjal bermunculan? Generasi muda Islam dewasa ini yang paling banyak menerima imbasnya dari sifat-sifat dajjal ini..Bayangkan saja oleh kita, banyak anak muda sudah merasa malu, gengsi jika berpakaian Islami, bertutur islami dan berakhlak islami. Mereka justru lebih bangga, lebih heppy, lebih enjoy jika serba Eropa atau ke Barat-baratan. Yang menjadi pujaan bukan lagi para ulama karismatik, para pejuang bangsa, tetapi para artis dan selebritis, yang hidupnya serba glamaur, hedonis dan serba permisif.Para dajjal telah menancapkan sayapnya di setiap rumah kita. Hampir tiap cenel televisi berisikan ajaran-ajaran dajjal yang menonjolkan fitnah, ghibah,namimah, pamer aurat,kekerasan perkosaan sadisme dll. Sementara akidah sebagai benteng yang paling handal, sama sekali kurang muncul ke permukaan, paling kalaupun ada hanya sebatas di pengajian, shalat jum’ah itu pun kalau membahas masalah akidah. Ada mimbar-mimbar keagamaan di televisi, sayanganya waktunya justru saat orang-orang masih tidur. Jadi siapa yang akan menyaksikannya. Kaum muslimin yang dirohmati Allah.Apa saja bekal yang harus kita miliki agar dapat terhindar dari fitnah Dajjal? *.Mempelajari aqidah yang shahihah (aqidah yang benar) terutama yang berhubungan dengan uluhiyyah Allah yaitu bagaimana kita menyembah hanya kepada Allah dan meninggalkan sekutu bagi-Nya, karena bagaimana pun sifat-sifat rububiyyah yang dimiliki oleh Dajjal tetaplah dia makhluk Allah yang tidak berhak disembah. *Kemudian juga mempelajari asma dan sifatAllah Yang Maha Tinggi, karena Dajjal seorang yang matanya cacat dan bisa dilihat di dunia sedangkan Allah Subhanahu wa Ta’ala mempunyai mata yang sempurna dari aib dan tidak serupa dengan mata makhluk-Nya dan Allah Subhanahu wa Ta’alahanya bisa dilihat nanti di akhirat. *Dalam sebuah hadits yang bersumber dari Abu Dardara. dan diriwayatkan oleh Imam Muslim أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِوَسَلَّمَ قَالَ: مَنْحَفِظَ عَشْرَ ءَايَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُوْرَةِ الْكَهْفِعُصِمَمِنَ الدَّجَّالِ.Artinya: “Sesungguhnya Nabi Saw bersabda: Barangsiap yang menghafal sepuluh ayatpertama dari suratAl-Kahfi, maka dia akan diselamatkan dari (ganguan) Dajjal.” Ini mengandung arti bahwa dengan membacanya kita akan terhindardari sifat-sifat dajjalisme dalam kehidupan kita. Namun hadits itu lebih dimaksudkan agar kita bukan saja membaca dan menghapalnya semata, tetapi hendaknya kita memahami isi kandungan yang terdapat di suratAl-Kahfi tersebut. Dalam surat Al-Kahfi dijelaskan bagaimana kisah keperkasaan Dzulqarnain saat menghancurkan Ya’juj dan Ma’juj yang menurut sebagian orang dikelompokkan dajjal saat itu,karena mereka membantai, merusak dan membuat manusat saat itu ketakutan.
Salah satu fitnah yang sangat besar yang akan muncul pada akhir zaman ini adalah fitnah Dajjal, dimana tidak ada fitnah yang lebih dahsyat sejak masa penciptaan Nabi Adam ‘alaihissalam sampai hari kiamat dibanding fitnah ini. Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, مَا بَيْنَ خَلْقِ آدَمَ إِلَى قِيَامِالسَاعَةِ خَلْقٌ أَكْبَرُ مِنَ الدَجَّال Tidak ada antara penciptaan Adam sampai hari kiamat yang lebih besar perkaranyadari Dajjal.” (HR. Muslim no. 2946). Dajjal selama ini belum jelas apakah dia berbentuk makhluk seperti manusia ataukah dalam bentuk lain. Semua orang belum melihat dengan mata kepala sendiri,bahkan sebagian mungkin mayoritas manusia meragukan apakah dajjal itu benar-benar ada ataukah hanyalah mitos belaka, atau hanya sekedar menakut-nakuti anak kecil supaya tidak nakal. Sebagai orang yang beriman kita dituntut mempercayai sesuatu bukan bedasarkan ada atau tidak adanya sesuatu itu termasuk dajjal ini, tetapi kita mempercayai karena Rasulullah Saw yang menyatakannya. Bahkan beliau mengajarkan agar setiap selesai membaca shalawat dalam tasyahud kita membaca doa agar selamat dan dipelihara dari siksa kubur dan neraka, dari fitnah hidup dan mati serta dari ganguan dajjal. Banyak sekali riwayat yang menjelaskan akan munculnya dajjal ini dari mulai hadits yang lemah hingga hadits yang shahih. Namun dari informasi riwayat yang lebih kuat, dajjal adalah orang yang suka memutar balikkan fakta,, suka berdusta,, memandang sesuatu dengan sebelah mata,, apa ia katakan surga adalah neraka dan apa yang ia katakan neraka adalah surga dan ia akan muncul dari sebelah barat. Wallahu ‘alam. Selidik demi selidik sifat-sifat tersebut memang sekarang ini sedang hangat-hangatnya. Banyak manusia yang sudah terbalik pola pikirnya, yang hak dikatakan batil dan yang batil dikatakan hak. Yang jujur dikatakan bodoh, yang khianat dikatakan amanat. Zaman sekarang ini memang banyak hal yang serba terbalik. Mungkinkah ini zaman dimana dajjal-dajjal bermunculan? Generasi muda Islam dewasa ini yang paling banyak menerima imbasnya dari sifat-sifat dajjal ini..Bayangkan saja oleh kita, banyak anak muda sudah merasa malu, gengsi jika berpakaian Islami, bertutur islami dan berakhlak islami. Mereka justru lebih bangga, lebih heppy, lebih enjoy jika serba Eropa atau ke Barat-baratan. Yang menjadi pujaan bukan lagi para ulama karismatik, para pejuang bangsa, tetapi para artis dan selebritis, yang hidupnya serba glamaur, hedonis dan serba permisif.Para dajjal telah menancapkan sayapnya di setiap rumah kita. Hampir tiap cenel televisi berisikan ajaran-ajaran dajjal yang menonjolkan fitnah, ghibah,namimah, pamer aurat,kekerasan perkosaan sadisme dll. Sementara akidah sebagai benteng yang paling handal, sama sekali kurang muncul ke permukaan, paling kalaupun ada hanya sebatas di pengajian, shalat jum’ah itu pun kalau membahas masalah akidah. Ada mimbar-mimbar keagamaan di televisi, sayanganya waktunya justru saat orang-orang masih tidur. Jadi siapa yang akan menyaksikannya. Kaum muslimin yang dirohmati Allah.Apa saja bekal yang harus kita miliki agar dapat terhindar dari fitnah Dajjal? *.Mempelajari aqidah yang shahihah (aqidah yang benar) terutama yang berhubungan dengan uluhiyyah Allah yaitu bagaimana kita menyembah hanya kepada Allah dan meninggalkan sekutu bagi-Nya, karena bagaimana pun sifat-sifat rububiyyah yang dimiliki oleh Dajjal tetaplah dia makhluk Allah yang tidak berhak disembah. *Kemudian juga mempelajari asma dan sifatAllah Yang Maha Tinggi, karena Dajjal seorang yang matanya cacat dan bisa dilihat di dunia sedangkan Allah Subhanahu wa Ta’ala mempunyai mata yang sempurna dari aib dan tidak serupa dengan mata makhluk-Nya dan Allah Subhanahu wa Ta’alahanya bisa dilihat nanti di akhirat. *Dalam sebuah hadits yang bersumber dari Abu Dardara. dan diriwayatkan oleh Imam Muslim أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِوَسَلَّمَ قَالَ: مَنْحَفِظَ عَشْرَ ءَايَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُوْرَةِ الْكَهْفِعُصِمَمِنَ الدَّجَّالِ.Artinya: “Sesungguhnya Nabi Saw bersabda: Barangsiap yang menghafal sepuluh ayatpertama dari suratAl-Kahfi, maka dia akan diselamatkan dari (ganguan) Dajjal.” Ini mengandung arti bahwa dengan membacanya kita akan terhindardari sifat-sifat dajjalisme dalam kehidupan kita. Namun hadits itu lebih dimaksudkan agar kita bukan saja membaca dan menghapalnya semata, tetapi hendaknya kita memahami isi kandungan yang terdapat di suratAl-Kahfi tersebut. Dalam surat Al-Kahfi dijelaskan bagaimana kisah keperkasaan Dzulqarnain saat menghancurkan Ya’juj dan Ma’juj yang menurut sebagian orang dikelompokkan dajjal saat itu,karena mereka membantai, merusak dan membuat manusat saat itu ketakutan.
Salah satu fitnah yang sangat besar yang akan muncul pada akhir zaman ini adalah fitnah Dajjal, dimana tidak ada fitnah yang lebih dahsyat sejak masa penciptaan Nabi Adam ‘alaihissalam sampai hari kiamat dibanding fitnah ini. Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, مَا بَيْنَ خَلْقِ آدَمَ إِلَى قِيَامِالسَاعَةِ خَلْقٌ أَكْبَرُ مِنَ الدَجَّال Tidak ada antara penciptaan Adam sampai hari kiamat yang lebih besar perkaranyadari Dajjal.” (HR. Muslim no. 2946). Dajjal selama ini belum jelas apakah dia berbentuk makhluk seperti manusia ataukah dalam bentuk lain. Semua orang belum melihat dengan mata kepala sendiri,bahkan sebagian mungkin mayoritas manusia meragukan apakah dajjal itu benar-benar ada ataukah hanyalah mitos belaka, atau hanya sekedar menakut-nakuti anak kecil supaya tidak nakal. Sebagai orang yang beriman kita dituntut mempercayai sesuatu bukan bedasarkan ada atau tidak adanya sesuatu itu termasuk dajjal ini, tetapi kita mempercayai karena Rasulullah Saw yang menyatakannya. Bahkan beliau mengajarkan agar setiap selesai membaca shalawat dalam tasyahud kita membaca doa agar selamat dan dipelihara dari siksa kubur dan neraka, dari fitnah hidup dan mati serta dari ganguan dajjal. Banyak sekali riwayat yang menjelaskan akan munculnya dajjal ini dari mulai hadits yang lemah hingga hadits yang shahih. Namun dari informasi riwayat yang lebih kuat, dajjal adalah orang yang suka memutar balikkan fakta,, suka berdusta,, memandang sesuatu dengan sebelah mata,, apa ia katakan surga adalah neraka dan apa yang ia katakan neraka adalah surga dan ia akan muncul dari sebelah barat. Wallahu ‘alam. Selidik demi selidik sifat-sifat tersebut memang sekarang ini sedang hangat-hangatnya. Banyak manusia yang sudah terbalik pola pikirnya, yang hak dikatakan batil dan yang batil dikatakan hak. Yang jujur dikatakan bodoh, yang khianat dikatakan amanat. Zaman sekarang ini memang banyak hal yang serba terbalik. Mungkinkah ini zaman dimana dajjal-dajjal bermunculan? Generasi muda Islam dewasa ini yang paling banyak menerima imbasnya dari sifat-sifat dajjal ini..Bayangkan saja oleh kita, banyak anak muda sudah merasa malu, gengsi jika berpakaian Islami, bertutur islami dan berakhlak islami. Mereka justru lebih bangga, lebih heppy, lebih enjoy jika serba Eropa atau ke Barat-baratan. Yang menjadi pujaan bukan lagi para ulama karismatik, para pejuang bangsa, tetapi para artis dan selebritis, yang hidupnya serba glamaur, hedonis dan serba permisif.Para dajjal telah menancapkan sayapnya di setiap rumah kita. Hampir tiap cenel televisi berisikan ajaran-ajaran dajjal yang menonjolkan fitnah, ghibah,namimah, pamer aurat,kekerasan perkosaan sadisme dll. Sementara akidah sebagai benteng yang paling handal, sama sekali kurang muncul ke permukaan, paling kalaupun ada hanya sebatas di pengajian, shalat jum’ah itu pun kalau membahas masalah akidah. Ada mimbar-mimbar keagamaan di televisi, sayanganya waktunya justru saat orang-orang masih tidur. Jadi siapa yang akan menyaksikannya. Kaum muslimin yang dirohmati Allah.Apa saja bekal yang harus kita miliki agar dapat terhindar dari fitnah Dajjal? *.Mempelajari aqidah yang shahihah (aqidah yang benar) terutama yang berhubungan dengan uluhiyyah Allah yaitu bagaimana kita menyembah hanya kepada Allah dan meninggalkan sekutu bagi-Nya, karena bagaimana pun sifat-sifat rububiyyah yang dimiliki oleh Dajjal tetaplah dia makhluk Allah yang tidak berhak disembah. *Kemudian juga mempelajari asma dan sifatAllah Yang Maha Tinggi, karena Dajjal seorang yang matanya cacat dan bisa dilihat di dunia sedangkan Allah Subhanahu wa Ta’ala mempunyai mata yang sempurna dari aib dan tidak serupa dengan mata makhluk-Nya dan Allah Subhanahu wa Ta’alahanya bisa dilihat nanti di akhirat. *Dalam sebuah hadits yang bersumber dari Abu Dardara. dan diriwayatkan oleh Imam Muslim أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِوَسَلَّمَ قَالَ: مَنْحَفِظَ عَشْرَ ءَايَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُوْرَةِ الْكَهْفِعُصِمَمِنَ الدَّجَّالِ.Artinya: “Sesungguhnya Nabi Saw bersabda: Barangsiap yang menghafal sepuluh ayatpertama dari suratAl-Kahfi, maka dia akan diselamatkan dari (ganguan) Dajjal.” Ini mengandung arti bahwa dengan membacanya kita akan terhindardari sifat-sifat dajjalisme dalam kehidupan kita. Namun hadits itu lebih dimaksudkan agar kita bukan saja membaca dan menghapalnya semata, tetapi hendaknya kita memahami isi kandungan yang terdapat di suratAl-Kahfi tersebut. Dalam surat Al-Kahfi dijelaskan bagaimana kisah keperkasaan Dzulqarnain saat menghancurkan Ya’juj dan Ma’juj yang menurut sebagian orang dikelompokkan dajjal saat itu,karena mereka membantai, merusak dan membuat manusat saat itu ketakutan.

Senin, 19 Januari 2015

Fakta Perang Dunia Ninja ke-4 "NARUTO"

perang dunia ninja ke-4Perang dunia ninja ke empat telah di mulai sejak chapter 515 (vol. 55) perang ini melibatkan aliansi negara ninja Melawan pasukan edo tensei dan zetsu. Dari perang dunia ninja yang ke-4 ini ada beberapa fakta yang mungkin sobat belum tahu, ini dia sob 45 fakta perang dunia ninja ke-4:

1. Tobi bukan madara,karena madara dihidupkan kabuto dimedan perang dengan edo tensei.

2. Tsunade mewarisi teknik penyembuhan tanpa segel tangan dari kakeknnya hashirama senju.

3. Rinnegan adalah perubahan mata terakhir klan uchiha.seperti yang diperlihatkan madara.
Previous Page Home